Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Pemuda Persis Batununggal Pemuda Persis Batununggal Pemuda Persis Batununggal
Pemuda Persis Batununggal Pemuda Persis Batununggal Pemuda Persis Batununggal
  • Beranda
  • Blog
  • Dashboard
  • Kategori
  • TASYKIL PC
  • Beranda
  • Blog
  • Dashboard
  • Kategori
  • TASYKIL PC
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Al-Qur'an

CARA BERINTERAKSI DENGAN AL-QUR’AN

avatar Tidak diketahui
By Admin Kominfo
2 April 2024 1 Min Read
0

Berikut ini adalah cara berinteraksi manusia dengan Al-Qur’an, yaitu tasmi , tilawah , tadabbur /tadarus, ta’lim, tahfizh, dan tatbiq.

Cara berinteraksi dengan tasmi, yaitu dengan menyimak dan memperhatikan Al-Qur’an ketika dibacakan, maka Allah akan memberi rahmat-Nya dan melembutkan hati dan perasaan manusia.

Cara berinteraksi dengan tilawah, yaitu membaca ayat-ayat Al-Qur’an, baik dengan bacaan mahir maupun terbata-bata keduanya sama mendapat kebaikan, yaitu Allah istimewakan di surga, mendapat syafa’at, dan mendapat dua kali pahala.

Cara berinteraksi dengan tadabbur adalah mengkaji, menafsirkan, melakukan penelitian terhadap makna, bacaan, dan teks Al-Qur’an, maka Allah akan jadikan kelompok Rabbani.

Cara berinteraksi dengan ta’lim, yaitu antara lain mengajarkan, menyebarkan, mendakwahkan Al-Qur’an, maka Allah menjadikan kelompok Rabbani.

Cara berinteraksi dengan tahfizh, yaitu menjaga dan mengulang-ulang bacaan. Sehingga, Al-Qur’an mengisi dan memenuhi hati.

Cara berinteraksi dengan tatbiq, yaitu mengamalkan isi Al-Qur’an dengan semestinya, maka Ia mendapat hidayah Allah.

Memahami dan mengamalkan Al-Qur’an yang berfungsi sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi seorang muslim hukumnya wajib ain, oleh karena itu perlu ada komitmen. Ada lima tips agar memiliki komitmen yang kuat, yaitu rumus 5 M.

1. Mu’ahadah: Berjanji pada diri sendiri untuk berkomitmen.

2. Muraqabah: Merasa yakin bahwa Allah mengawasi janji kita dengan diri sendiri.

3. Muhasabah: Menghitung dan mengevaluasi komitmen yang dijanjikan pada diri.

4. Mu’aqabah: Memberi sanksi kepada diri sendiri ketika menyimpang dari janji.

5. Mujahadah: Melaksanakan janji dengan serius dan sungguh-sungguh.

Contributor:

Al-Ustadz Faqih Aulia (Tim LITKA PC Pemuda PERSIS Batununggal)

avatar Tidak diketahui
Author

Admin Kominfo

Follow Me
Other Articles
Previous

INI CIRI PENGUASA YANG ADIL

Next

PEDOMAN ZAKAT FITRAH SESUAI SUNNAH

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Pemuda Persis Batununggal. All rights reserved. Kominfo